Selasa, 10 Juni 2014

The Cute "Pride and Prejudice" ^_^

Pride and Prejudice by Jane Austen

The Cover

Beberapa tahun yang lalu (lupa tepatnya tahun berapa. hehe.. kalo nggak salah antara tahun 2011 atau 2012), sepulang dari tempat kerja aku sengaja pergi ke toko buku Gramedia di daerah Jl. Merdeka. Aku sering menghabiskan waktu senggangku untuk pergi ke toko buku, tidak selalu untuk membeli buku tapi kadang hanya untuk melihat-lihat buku-buku terbitan baru atau membaca sekilas buku-buku yang menarik perhatianku. Waktu itu, aku memang berencana untuk membeli sebuah buku, tapi aku belum tau buku apa yang akan aku beli. Ketika sampai ke rak buku-buku novel, kayaknya sudah menjadi kebiasaanku membaca sinopsis hampir semua novel yang ada disana. hehe.. Aku melihat ada sebuah novel yang sangat tebal, dengan cover berwarna kuning pucat dan ada gambar sepasang lelaki dan perempuan yang saling menatap, dengan gaya dan tampilan era victoria. Buatku, tidak terlalu menarik memang. Kemudian seperti biasa, aku membaca sinopsisnya. Ceritanya cukup standard dan mudah ditebak, tapi ada satu hal yang menarik perhatianku, novel itu sudah ada sejak 150 tahun yang lalu. Dan banyak yang suka. Well, aku penasaran sekali seperti apa novel yang dikarang pada tahun 1800an itu? aku penasaran dengan ceritanya, gaya bahasa dan penulisannya. Yang aku pikir pasti sangat berbeda dengan novel yang ada sekarang. Akhirnya, tanpa pikir panjang aku memutuskan untuk membeli novel itu.

Secara umum, novel ini  bercerita tentang seorang gadis bernama Elizabeth Bennet yang berasal dari keluarga yang biasa-biasa saja, dia gadis yang sopan, ceria dan pintar tapi agak keras kepala. Yang aku suka dari karakter tokoh utama ini adalah dia berusaha menentang segala sesuatu pandangan dalam masyarakat yang menurut dia sangat tidak adil. (dan menurut aku juga begitu.. hehe) Contohnya seperti, aturan bahwa jika anak gadis tertua dalam sebuah keluarga belum menikah maka anak2 gadis yang lain yang lebih muda tidak diizinkan untuk pergi jauh dari rumah. (Menurutku itu sangat tidak adil. hehe)

Lalu ada Fitzwilliam Darcy (Mr. Darcy), dia adalah seorang konglomerat. Karakternya angkuh, sombong dan pemurung. Tapi menurutku dia manis, he acts like a gentlemen not like a boy. hehe.. more acting than speaking. Dia jatuh cinta kepada Elizabeth karena kecerdasan dan karakter Elizabeth yang tidak biasa, kekurangan Elizabeth hanyalah dia bukan dari kalangan elit atau bangsawan. Setelah memikirkan dengan matang dan dengan segala pertimbangan keburukan atau kebaikan apa yang akan terjadi jika dia menikahi Elizabeth, akhirnya Darcy memutuskan untuk melamar Elizabeth. Dan karena kesombongan dan prasangka Elizabeth menolak lamaran Mr. Darcy. 

Bagian dari novel ini yang paling aku suka adalah, usaha Mr.Darcy dalam membuktikan cintanya kepada Elizabeth, walaupun dia tau harapan akan diterima cintanya kepada Elizabeth sangat kecil bahkan hampir tidak ada, dia tetap menolong Elizabeth dan keluarganya ketika mereka sedang dalam masalah dengan segala kemampuan yang dia punya tanpa mengharapkan sesuatu yang lebih dan bahkan ia berusaha untuk merahasiakan semua pertolongannya dari Elizabeth dan keluarganya. (It's so sweet.. :))

In the end, Elizabeth akhirnya mengetahui apa yang telah dilakukan oleh Mr.Darcy untuknya dan keluarganya. Setelah tau, dia mulai merenungkan semua yang telah terjadi antara dirinya dan Mr.Darcy.
Well, akhirnya dia menyadari dengan sangat sadar bahwa dia juga telah jatuh cinta kepada Mr. Darcy, tapi Elizabeth masih menyimpan rasa takut dan tidak yakin apakah Mr. Darcy masih memiliki perasaan yang sama seperti dulu terhadapnya  ataukah sudah berubah..

Over All, I Love the story. It's very sweet... ditambah dengan cerita cinta antara Jane Bennet dan Charles Bingley, kisah Lidya Bennet dan George Wickham, Charlotte Lucas and Mr. Collins, dan cerita gadis Bennet yang lain (Mary Bennet dan Catherine Bennet). Caroline Bingley dan Georgiana Darcy. Karakter setiap tokohnya sangat kuat. Dan masalah dari setiap tokohnya dijelaskan dengan detil dengan porsi yang cukup. Untuk bahasanya, karena ini termasuk karya sastra klasik bahasanya sangat serius dan agak berbelit. Tapi buat aku itu nggak mengganggu, karena masih mudah dipahami.

Kelebihan lain dari cerita novel ini adalah tidak ada unsur atau adegan sex di dalamnya. Mungkin karena novel ini ditulis di tahun 1800an, yang pada saat itu kondisi masyarakatnya masih menjunjung tinggi kesopanan dan tata krama, adegan seperti itu adalah hal yang sangat tabu. Jane Austen lebih mengedepankan penggambaran perasaan yang sedang dirasakan oleh para tokoh dibandingkan dengan penggambaran atau adegan fisik. Penggambarannya sangat jelas sehingga aku bisa merasakan apa yang sedang dirasakan oleh tokoh (lebay.. hehe.)


Novel ini cukup memuaskan buat aku. Ceritanya manis, karakter tokohnya kuat dan penggambaran kondisi masyarakat pada saat itu sangat jelas. Dan yang paling penting banyak hikmah yang bisa diambil dari ceritanya dan inspirasi yang menarik dari para tokoh nya :)

I DO LOVE IT!!!

Elizabeth Bennet
Fitzwilliam Darcy
Jane Bennet
Charles Bingley

They are my favorite!!! :D